Jadi dua hari yang lalu, saya diminta oleh seorang teman sekaligus adik kelas di Teknik Informatika ITB untuk memoderasikan jalannya acara Hearing Pemilu HMIF yang kedua aka menjadi moderator. Saat diminta waktu itu, timbul perasaan bersemangat dalam diri saya. Maklum, jika diingat-ingat, sudah lama (kurang lebih 2 semester) saya tenggelam dalam studi saya khususnya pengerjaan Tugas Akhir saya. Sudah lama saya sedikit meninggalkan serunya pelik-pelik kehidupan berorganisasi yang sangat seru dan mengasyikkan. Oleh karena itu, tanpa pikir panjang, dan karena memang saya ada waktu luang,  saya mengiyakan permintaan teman saya tersebut.

Logo Pemilu HMIF 2011

Pemilu HMIF 2011

Karena saya sudah cukup lama tidak melakukan kegiatan seperti ini, sempat timbul rasa ragu, bisakah saya menjalankannya? Untuk mengikis rasa ragu tersebut akhirnya saya melakukan riset terlebih dahulu bagaimana menjadi moderator yang baik via internet. Lucunya, hasil pencarian yang muncul kebanyakan moderator yang dimaksud adalah moderator pada suatu website atau forum. Sedikit tidak relevan dengan apa yang saya cari. Akhirnya saya sedikit mengubah keyword pencarian saya menjadi lebih spesifik.

Pada tulisan kali ini, saya akan mencoba membagikan tips dan trik untuk menjadi moderator yang baik yang saya dapatkan dari riset kecil-kecilan dan pengalaman pribadi.

1. Persiapkan diri anda : Pastikan jobdesc dan wewenang anda serta parameter keberhasilan dari pihak yang meminta anda menjadi moderator

Memang betul, terdapat hal-hal yang umum dan sudah pasti menjadi jobdesc dan wewenang serta parameter keberhasilan menjadi moderator dimanapun dan dalam panel apa anda menjalankannya. Namun pasti juga terdapat perbedaan diantaranya. Mengetahuinya sangatlah penting dalam menyusun strategi Anda kedepannya.

2. Persiapkan diri anda : Do your homework!!

Do your homework!! Anda diminta menjadi moderator karena anda dinilai mampu dan cakap. Tapi ini tidak berarti bahwa anda telah sangat mengerti mengenai topik yang akan diangkat. Anda harus melakukan riset terstruktur mengenai topik tersebut. Mencoba mengenal latar belakang dari para panelis juga merupakan ide yang bagus. Jangan ragu untuk menuliskannya pada catatan-catatan kecil yang akan anda bawa nanti. Sangat baik jika anda telah berhasil merumuskan hot points yang dapat anda lempar atau arahkan untuk mengatur flow yang ada pada jalannya acara nanti.

3. Persiapkan diri anda : Suit Up!!

Selain para panelis, anda juga adalah bintang pada acara tersebut. Oleh karena itu, sesuaikan pakaian anda dan jadilah bintang. Suit up!!

4. On Stage : Jadilah pemimpin dan gunakan body language

Dari hasil riset yang saya lakukan, saya dapatkan kesimpulan bahwa body language sangatlah penting dan berguna. Terkadang body language yang anda lakukan akan ditiru oleh para panelis. Jika anda berdiri tegak atau duduk dengan gelisah, mereka akan meniru. Begitu pula ketika anda berbicara. Tatap para panelis ketika anda bertanya ketertangkapan pertanyaan dari audience atau menyampaikan pertanyaan dari audience. Body language juga dapat anda gunakan untuk mengontrol situasi.

5. On Stage : Arahkan audience dengan mengangkat sebuah konteks di awal

Audience yang datang tidak selamanya telah siap saat telah tiba kesempatan mereka untuk dapat bertanya. Hal ini tetap dapat terjadi walaupun sebelumnya para panelis telah melakukan presentasi dengan baik. Oleh karena itu, anda sebagai moderator dapat membantunya dengan mengangkat sebuah konteks di awal. Hal ini dapat dilakukan salah satu dengan cara mengajukan contoh-contoh pertanyaan, mengajukan hal-hal yang anda anggap menarik untuk lebih diperdalam, dan lain sebagainya. Namun setelah audience telah dapat mengikuti jalannya sesi tanya jawab, biarkanlah sesi tersebut berjalan sesuai flow yang ada.

6. On Stage : Improvisasi bukanlah hal tabu

Sebelum acara dimulai, pasti panitia telah membriefing anda mengenai peraturan dan rencana jalannya acara. Namun percayalah, terkadang dengan melakukan sedikit atau bahkan banyak perubahan yang sesuai pada saat acara berjalan, dapat meningkatkan kualitas dari acaranya sendiri. Jika acara dibagi menjadi beberapa sesi, gunakan sesi pertama untuk menilai kesesuaian rencana awal tersebut dengan kondisi acara sebenarnya. Jika perlu dilakukan perubahan, lakukanlah. Jangan takut untuk melakukan improvisasi. Tentu dengan catatan harus dikoordinasikan dengan panitia penyelenggara. Improvisasi tidak terbatas pada peraturan dan rencana jalannya acara. Bagaimana anda tampil di atas panggung juga ladang yang cukup gembur untuk dilakukan improvisasi. Be innovative!!

7. On Stage : Jangan lupa waktu

Setiap acara pastilah dibatasi oleh waktu. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi anda untuk selalu mengetahui waktu yang tersedia. Biasanya, panitia menyediakan time keeper untuk membantu anda dalam mengatasi hal ini. Tapi akan sangat berguna jika anda sendiri juga membawa alat bantu seperti jam untuk anda sendiri di panggung.

8. On Stage : Ubah kesalahan menjadi nilai lebih anda

Walaupun anda adalah seorang moderator, anda bukanlah tuhan yang luput dari kesalahan. Memang kita harus meminimalisir terjadinya kesalahan tersebut. Namun jika memang terjadi kesalahan sekecil apapun itu yang disadari oleh peserta, anda harus dapat membuat hal tersebut menjadi hal yang menarik. Anda dapat bermain kata-kata sehingga semua peserta akhirnya sepakat kesalahan tersebut ternyata bukanlah sebuah kesalah. Atau anda dapat menjadikan kesalahan tersebut sebagai bahan lelucon yang dapat anda gunakan untuk menambahkan gelak tawa pada acara yang anda moderasikan tersebut.

9. On Stage : Jadi diri sendiri

Jadilah diri sendiri di atas panggung. Jangan memaksakan untuk serius jika memang anda adalah kepribadian yang berkarakter humoris. Jangan memaksakan untuk sering melontarkan lelucon jika memang anda bukan orang yang sering melontarkannya. Jadilah diri sendiri. PR anda hanya satu : Jadikan diri anda tersebut menarik untuk orang lain.

10. On Stage : Be Fun

Sedikit lelucon sangat berguna pada sebuah acara. Jika anda pandai dalam hal ini, itu adalah nilai lebih untuk anda. Jika anda tidak pandai, jangan memaksakan untuk sering melontarkan lelucon. Cukup sesekali saja. Tapi jangan tidak sama sekali.

11. On Stage : Smile and Enjoy yourself

Ini yang paling penting. Tersenyumlah. Tunjukan senyum dan gigi putihmu sesering mungkin. Sebuah senyuman akan memiliki efek baik yang dahsyat terhadap sekitarnya. Tak kalah penting bagi anda adalah untuk menikmati jalannya acara. Enjoy yourself on stage!!

Demikian sedikit tips yang dapat saya berikan. Akan sangat membahagiakan saya apabila tulisan saya ini dapat bermanfaat bagi anda. Jangan ragu untuk berbagai kepada orang lain. Be a great moderator!!

Jangan sungkan untuk melihat tips dan trik lainnya, terutama yang berikut ini:

http://www.youtube.com/watch?v=UsUV2lFVFUY