Tidak terasa, hari ini sudah memasuki bulan Juli 2010 saja. Itu berarti, saya sudah hampir genap 4 tahun menjalani kehidupan di Informatika in. Itu berarti, mulai bulan ini, beberapa dari kita (IF2006) sudah harus melangkah masing-masing menuju tahap kehidupan berikutnya.

Sedih juga rasanya, setelah 4 tahun (3 tahun mungkin untuk beberapa kawan) menempuh kehidupan bersama, baik suka maupun duka, kita harus menemui akhir masa dan menuju masa berikutnya. Sedih juga rasanya, ketika teman-teman sudah dengan bangga akan mengenakan seragam kebanggan nanti di sabuga, dan saya masih harus berjuang di kampus ini sampai April nanti (Amin).

Tapi apapun itu, yang saya percaya, dalam hidup ini memang ada hukum yang saya dan beberapa teman lainnya menyebutnya sebagai Qada dan Qadar. Berikut sedikit penjelasan singkat:

Kata Qadar berarti ukuran (miqdar), dan taqdir (takdir) yaitu ukuran sesuatu dan menjadikannya pada ukuran tertentu, atau menciptakan sesuatu dengan ukurannya yang ditentukan.

Kata Qadha berarti menuntaskan dan memutuskan sesuatu, yang di dalamnya menyiratkan semacam unsur konvensi.

Beberapa orang sering mensinonimkan keduanya dengan kata nasib. Beberapa orang lebih ekstrim lagi dengan menjadikan keduanya alasan untuk bermalas-malasan karena meyakini bahwa segalanya sudah ditentukan di awal oleh Tuhan dan tidak ada gunanya bekerja keras untuk mendapatkan sesuatu. Kalau untuk saya, Qada dan Qadar ini adalah rangkaian dari if-then-else dalam ukuran yang sangat raksasa yang diimplementasikan di kehidupan kita. Gampangnya, dapat dilihat di penjelasan berikut:

if condition then
    -- statements;
elsif condition then
    -- more statements;
elsif condition then
    -- more statements;
...
else condition then
    -- other statements;
end if;

di atas dapat dilihat bahwa terdapat 3 struktur utama dari if-then-else yaitu:

  • if, inilah kondisi yang harus terpenuhi
  • then, inilah efek apabila kondisi dalam if terpenuhi
  • else, efek apabila kondisi dalam if tidak terpenuhi

dan dalam struktur then dan else dapat terdapat if-then-else lainnya.

Yak, menurut gw Qada dan Qadar pun mirip sekali dengan struktur tersebut. Ada keadaan yang harus kita penuhi terlebih dahulu (kondisi pada if) agar kita dapat meraih sesuatu (pada then ataupun else). Jadi kita tetap harus berusaha untuk memenuhi kondisi pada if, namun semuanya akhirnya ditentukan oleh Tuhan (efek pada then dan else). Sekuat apa pun usaha kita untuk meraih sesuatu, tidak dapat menjamin 100% apa yang ingin kita raih akan tercapai. Oleh karena itu, dibutuhkan komunikasi yang baik antara kita dan Tuhan kita. Dan sepanjang hidup kita terdapat sangat besar dari if-then-else yang mengatur hidup kita.

Yak kembali lagi. Melalui postingan ini saya ingin mengucapkan selamat kepada semua teman-teman saya baik di IF ataupun jurusan lainnya, baik ITB maupun universitas lainnya yang saya kenal, yang telah berhasil mencapai salah satu milestone hidup (wisuda). You rock guys!!! Terus berkarya diluar dan capailah milestone-milestone hidup berikutnya!!

Jgn lupa doakan saya segera menyusul… Saya yakin bagaimanapun jalannya ini memang jalan terbaik yang harus saya perjuangkan yang mungkin sedikit berbeda dengan yang lain, tapi sama-sama bertujuan untuk mencapai tujuan-tujuan hidup…

Ganbatte ne…

will miss you guys… hehe…